Pendirian PT Online: Langkah-langkah dan Keuntungannya – Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) kini semakin mudah dengan adanya layanan pendirian PT online melalui sistem Online Single Submission (OSS). Prosesnya yang simpel dan efisien menawarkan berbagai keuntungan, terutama bagi pelaku usaha yang ingin mendirikan PT secara cepat dan hemat biaya.
Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah pendirian PT online, dokumen yang diperlukan, biaya yang dikenakan, serta keuntungan yang bisa Anda peroleh. Jadi, mari kita mulai perjalanan mendirikan PT Anda secara online!
Langkah-langkah Mendirikan PT Online
Menyiapkan bisnis dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) kini dapat dilakukan secara online. Prosesnya pun terbilang mudah dan dapat dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Berikut langkah-langkah mendirikan PT online melalui OSS:
Pendaftaran Akun OSS
- Akses situs web OSS di oss.go.id
- Buat akun baru dengan mengisi data diri dan perusahaan
- Verifikasi email dan nomor telepon
Pengisian Formulir Pendaftaran
Setelah memiliki akun OSS, selanjutnya isi formulir pendaftaran PT online. Formulir tersebut mencakup:
- Data identitas pendiri dan pemegang saham
- Nama dan alamat perusahaan
- Modal dasar dan susunan modal
- Jenis usaha dan kegiatan perusahaan
Pembayaran PNBP
Setelah mengisi formulir pendaftaran, lakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp50.000.
Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB)
Setelah pembayaran PNBP diverifikasi, sistem OSS akan menerbitkan NIB. NIB merupakan bukti pendirian PT yang sah.
Pengambilan Akta Notaris
Setelah memperoleh NIB, lakukan pengambilan akta pendirian PT di notaris yang telah ditunjuk.
Dokumen yang Diperlukan
Untuk mendirikan PT online, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk memenuhi persyaratan hukum dan administratif.
Berikut adalah daftar dokumen yang diperlukan:
- Akta pendirian
- KTP pendiri
- NPWP pendiri
- Surat keterangan domisili perusahaan
- Surat pernyataan modal disetor
Setiap dokumen memiliki persyaratan spesifik yang harus dipenuhi. Misalnya, akta pendirian harus dibuat oleh notaris dan memuat informasi tertentu seperti nama perusahaan, alamat, dan tujuan perusahaan.
Cara Memperoleh Dokumen
Kamu dapat memperoleh dokumen-dokumen yang diperlukan melalui beberapa cara:
- Akta pendirian: Dibuat oleh notaris. Kamu dapat mencari notaris terdekat atau menggunakan jasa notaris online.
- KTP pendiri: Fotokopi dan legalisir di kantor kelurahan atau kecamatan.
- NPWP pendiri: Fotokopi dan legalisir di kantor pajak.
- Surat keterangan domisili perusahaan: Diperoleh dari kantor kelurahan atau kecamatan tempat perusahaan berdomisili.
- Surat pernyataan modal disetor: Dibuat oleh pendiri perusahaan dan ditandatangani di atas materai.
Untuk memudahkan, kamu dapat mengunduh contoh format dokumen yang diperlukan dari situs web resmi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) atau lembaga terkait lainnya.
Biaya Pendirian
Menyiapkan PT online melalui OSS membutuhkan biaya yang relatif terjangkau. Rincian biaya yang perlu Anda siapkan antara lain:
- Biaya pendaftaran: Rp 0 (gratis)
- Biaya pengesahan: Rp 50.000
- Biaya pembuatan NPWP: Rp 0 (gratis)
- Biaya pembuatan SKDP: Rp 0 (gratis)
Jika dibandingkan dengan pendirian PT secara konvensional, biaya pendirian PT online melalui OSS jauh lebih murah. Hal ini karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk jasa notaris dan pengurusan dokumen secara manual.
Keuntungan Mendirikan PT Online
Mendirikan PT secara online menawarkan sejumlah keuntungan yang dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya.
Kemudahan dan Efisiensi
Proses pendirian PT online jauh lebih mudah dan efisien dibandingkan dengan cara konvensional. Seluruh proses dapat dilakukan secara online, tanpa perlu mengunjungi kantor instansi terkait secara fisik.
Mendapatkan NIB dalam Waktu Singkat
Saat mendirikan PT online, Anda akan memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam waktu yang relatif singkat. NIB ini merupakan identitas usaha Anda yang sangat penting untuk berbagai keperluan.
Kemudahan Mengelola Dokumen secara Digital
Seluruh dokumen terkait pendirian PT akan dikelola secara digital. Hal ini membuat proses pengelolaan dokumen menjadi lebih mudah dan praktis.
Biaya Pendirian yang Lebih Rendah
Biaya pendirian PT online umumnya lebih rendah dibandingkan dengan pendirian PT secara konvensional. Hal ini karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengurusan dokumen secara fisik dan biaya transportasi.
Prosedur Pengesahan Akta Pendirian
Setelah melakukan pendaftaran online, akta pendirian PT harus disahkan oleh notaris untuk memiliki kekuatan hukum yang sah.
Proses pengesahan ini melibatkan beberapa langkah penting:
Peran Notaris
Notaris memainkan peran krusial dalam proses pengesahan akta pendirian. Mereka akan:
- Memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen yang diserahkan.
- Menandatangani dan membubuhkan cap notaris pada akta pendirian.
- Mendaftarkan akta pendirian ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Waktu yang Dibutuhkan
Waktu yang dibutuhkan untuk proses pengesahan akta pendirian bervariasi tergantung pada kelengkapan dokumen dan kecepatan kerja notaris. Umumnya, proses ini dapat memakan waktu sekitar 1-2 minggu.
Persyaratan Menjadi Pendiri PT
Untuk menjadi pendiri Perseroan Terbatas (PT), terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya:
- Berusia minimal 18 tahun
- Memiliki kewarganegaraan Indonesia atau izin tinggal tetap (KITAP)
- Tidak pernah dinyatakan pailit atau dihukum karena tindak pidana yang berkaitan dengan keuangan
- Memiliki latar belakang pendidikan atau pengalaman yang relevan dengan bidang usaha yang akan dijalankan
Modal Dasar dan Modal Disetor
Dalam pendirian PT, terdapat dua konsep penting yang perlu dipahami: modal dasar dan modal disetor.
Modal dasar adalah jumlah modal maksimum yang dapat diterbitkan oleh PT. Sementara itu, modal disetor adalah jumlah modal yang telah dibayarkan oleh pemegang saham.
Besaran Modal Dasar dan Modal Disetor
Besaran modal dasar dan modal disetor ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial perusahaan. Umumnya, modal dasar ditetapkan lebih besar dari modal disetor.
Hal ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk menambah modal di kemudian hari melalui penerbitan saham baru.
Perbandingan Modal Dasar dan Modal Disetor
| Aspek | Modal Dasar | Modal Disetor |
|---|---|---|
| Definisi | Jumlah modal maksimum yang dapat diterbitkan | Jumlah modal yang telah dibayarkan oleh pemegang saham |
| Fungsi | Menunjukkan kemampuan finansial perusahaan | Menunjukkan jumlah modal yang tersedia untuk operasional perusahaan |
| Penentuan | Ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial perusahaan | Sebagian atau seluruh modal dasar yang telah disetorkan oleh pemegang saham |
| Perubahan | Dapat ditambah melalui penerbitan saham baru | Dapat ditambah atau dikurangi melalui setoran atau penarikan saham |
Jenis-jenis PT
Saat mendirikan PT online, terdapat beberapa jenis PT yang dapat dipilih. Jenis PT yang tepat bergantung pada kebutuhan bisnis dan preferensi Anda.
Berikut ini adalah jenis-jenis PT yang dapat didirikan secara online:
PT Perseroan Terbatas (PT)
PT Perseroan Terbatas (PT) adalah jenis PT yang paling umum di Indonesia. PT memiliki badan hukum yang terpisah dari pemiliknya, yang berarti bahwa pemilik tidak bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban PT.
PT Persekutuan Komanditer (CV)
PT Persekutuan Komanditer (CV) adalah jenis PT yang terdiri dari dua jenis anggota, yaitu sekutu komanditer dan sekutu komplementer. Sekutu komanditer bertanggung jawab terbatas atas kewajiban CV, sedangkan sekutu komplementer bertanggung jawab penuh.
Perbedaan antara PT dan CV
Perbedaan utama antara PT dan CV adalah:
- Tanggung jawab pemilik: Pemilik PT tidak bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban PT, sedangkan sekutu komplementer pada CV bertanggung jawab penuh.
- Modal awal: PT memiliki modal awal minimum Rp50.000.000, sedangkan CV tidak memiliki modal awal minimum.
- Proses pendirian: PT didirikan melalui akta notaris dan disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, sedangkan CV didirikan melalui akta di bawah tangan.
Contoh bidang usaha yang cocok untuk masing-masing jenis PT
PT cocok untuk bisnis yang membutuhkan modal besar dan tanggung jawab terbatas, seperti perusahaan manufaktur atau perusahaan jasa.
CV cocok untuk bisnis yang membutuhkan modal kecil dan fleksibilitas dalam pengelolaan, seperti bisnis perdagangan atau jasa profesional.
Tabel perbandingan fitur utama PT dan CV
| Fitur | PT | CV |
|---|---|---|
| Tanggung jawab pemilik | Terbatas | Tidak terbatas (sekutu komplementer) |
| Modal awal | Rp50.000.000 | Tidak ada |
| Proses pendirian | Akta notaris dan pengesahan Menteri Hukum dan HAM | Akta di bawah tangan |
Sumber hukum dan artikel yang relevan
- Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
- Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Persekutuan Komanditer
- Perbedaan PT dan CV
Proses Pembuatan Akta Pendirian
Pembuatan akta pendirian merupakan langkah krusial dalam pendirian PT Online. Berikut langkah-langkah dan informasi penting yang perlu diketahui:
Langkah Pembuatan Akta Pendirian
- Penyusunan Anggaran Dasar (AD): Siapkan AD yang memuat ketentuan dasar PT, seperti nama, tujuan, modal dasar, dan susunan pengurus.
- Penandatanganan AD: AD ditandatangani oleh seluruh pendiri di hadapan notaris.
- Pengesahan oleh Notaris: Notaris akan mengesahkan AD dan membuat akta pendirian.
- Pendaftaran ke Kemenkumham: Akta pendirian didaftarkan ke Kemenkumham untuk mendapatkan pengesahan.
- Penerbitan SK Kemenkumham: Kemenkumham akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menyatakan PT telah resmi berdiri.
Isi dan Klausul Penting dalam Akta Pendirian
- Nama dan Domisili: Nama dan alamat resmi PT.
- Maksud dan Tujuan: Bidang usaha dan tujuan didirikannya PT.
- Modal Dasar dan Modal Ditempatkan: Jumlah modal yang akan digunakan oleh PT.
- Susunan Pengurus: Nama, jabatan, dan wewenang pengurus PT.
- Hak dan Kewajiban Pemegang Saham: Hak dan kewajiban pemegang saham dalam PT.
- Tata Cara Rapat: Ketentuan tentang tata cara penyelenggaraan rapat pemegang saham dan direksi.
- Pembagian Laba dan Rugi: Ketentuan tentang pembagian laba dan kerugian PT.
Contoh Klausul Akta Pendirian:
“Modal dasar Perseroan ditetapkan sebesar Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), terbagi dalam 1.000.000 (satu juta) saham dengan nilai nominal Rp100,00 (seratus rupiah) per saham.”
Memilih Nama PT yang Sesuai Ketentuan Hukum
Memilih nama PT yang sesuai dengan ketentuan hukum sangat penting untuk menghindari penolakan pendaftaran dan masalah hukum di kemudian hari. Berikut adalah panduan untuk membantu Anda memilih nama PT yang tepat:
Struktur Nama PT
Nama PT harus terdiri dari dua suku kata, yaitu nama PT dan bidang usaha. Nama PT harus unik dan belum terdaftar oleh perusahaan lain, sedangkan bidang usaha dapat bersifat umum atau spesifik.
Akronim dan Singkatan
Akronim atau singkatan dapat digunakan dalam nama PT, namun harus memenuhi syarat berikut:
- Akronim atau singkatan harus mudah diucapkan dan diingat.
- Akronim atau singkatan harus mencerminkan bidang usaha perusahaan.
- Akronim atau singkatan tidak boleh menggunakan angka atau simbol.
Pentingnya Nama PT yang Unik
Nama PT yang unik dan mudah diingat sangat penting karena dapat memengaruhi reputasi dan pengenalan merek perusahaan. Nama PT yang unik akan membantu perusahaan menonjol dari pesaing dan lebih mudah dikenali oleh pelanggan.
Contoh Nama PT yang Efektif
Beberapa contoh nama PT yang efektif antara lain:
- PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom): Nama ini unik, mudah diingat, dan mencerminkan bidang usaha perusahaan.
- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI): Nama ini menggunakan akronim yang mudah diucapkan dan mencerminkan bidang usaha perusahaan.
Panduan Langkah demi Langkah Memilih Nama PT
- Lakukan brainstorming ide nama yang sesuai dengan ketentuan hukum.
- Cek ketersediaan nama PT melalui OSS (lihat bagian selanjutnya).
- Pilih nama yang unik, mudah diingat, dan mencerminkan bidang usaha.
- Ajukan nama PT yang dipilih ke OSS untuk pendaftaran.
Tabel Persyaratan Hukum Nama PT
| Persyaratan | Ketentuan |
|---|---|
| Jumlah Karakter | Maksimum 35 karakter |
| Tanda Baca | Hanya diperbolehkan tanda titik (.) dan tanda hubung (-) |
| Kata yang Dilarang | Kata yang dilarang menurut undang-undang, seperti “negara”, “pemerintah”, dan “bank” |
“Nama PT yang efektif dapat menjadi aset berharga bagi perusahaan, membantu membangun reputasi dan pengenalan merek yang kuat.”- John Smith, Pakar Hukum Bisnis
Perizinan Usaha

Setelah pendirian PT, Anda mungkin perlu mengurus perizinan usaha tertentu tergantung pada jenis bisnis Anda. Proses pengajuan perizinan usaha kini dipermudah melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Prosedur Pengajuan Perizinan Usaha Melalui OSS
- Daftar di OSS melalui website atau aplikasi OSS.
- Lengkapi data perusahaan dan kegiatan usaha Anda.
- Pilih jenis perizinan usaha yang diperlukan.
- Unggah dokumen pendukung yang diperlukan.
- Bayar biaya perizinan.
Waktu yang Dibutuhkan untuk Memperoleh Perizinan Usaha
Waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh perizinan usaha bervariasi tergantung pada jenis perizinan dan kelengkapan dokumen yang Anda ajukan. Namun, umumnya proses ini dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.
Pembukuan dan Pelaporan Pajak
Sebagai pemilik PT, penting untuk memahami kewajiban pembukuan dan pelaporan pajak Anda. Kegagalan dalam memenuhi kewajiban ini dapat mengakibatkan denda dan sanksi hukum yang berat.
Jenis Laporan Keuangan
PT diwajibkan membuat laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, termasuk:
- Laporan Laba Rugi
- Neraca
- Laporan Arus Kas
- Catatan Atas Laporan Keuangan
Batas Waktu Pelaporan
Laporan keuangan PT harus diserahkan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam waktu tertentu, yaitu:
- Laporan Tahunan: 3 bulan setelah tahun buku berakhir
- Laporan Semesteran: 2 bulan setelah semester pertama tahun buku berakhir
Memilih Akuntan atau Konsultan Pajak
Memilih akuntan atau konsultan pajak yang tepat sangat penting untuk memastikan kepatuhan pajak dan kesehatan keuangan PT Anda. Pertimbangkan kriteria berikut:
- Kualifikasi dan pengalaman
- Reputasi dan referensi
- Biaya dan nilai
Pengelolaan Keuangan yang Baik
Pengelolaan keuangan yang baik sangat penting untuk kesuksesan PT Anda. Ini mencakup:
- Sistem pencatatan keuangan yang andal
- Pengendalian internal yang kuat
- Analisis keuangan yang teratur
Dampak Pengelolaan Keuangan yang Baik
Pengelolaan keuangan yang baik dapat memberikan dampak positif pada PT Anda, antara lain:
- Meningkatkan profitabilitas
- Mengoptimalkan arus kas
- Memastikan kepatuhan peraturan
Perubahan Anggaran Dasar
Perubahan anggaran dasar PT merupakan langkah penting yang memerlukan ketelitian dan pemahaman yang jelas tentang prosedur yang ditetapkan. Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah perubahan anggaran dasar PT, menyoroti peran penting Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan memberikan contoh umum perubahan yang dilakukan.
Prosedur Perubahan Anggaran Dasar
Prosedur perubahan anggaran dasar PT diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). Langkah-langkah yang perlu diikuti meliputi:
- Penyusunan usulan perubahan anggaran dasar oleh direksi atau pemegang saham.
- Pemberitahuan rencana perubahan anggaran dasar kepada pemegang saham melalui panggilan RUPS.
- Penyelenggaraan RUPS untuk membahas dan memutuskan perubahan anggaran dasar.
- Pengesahan perubahan anggaran dasar oleh RUPS dengan suara mayoritas.
- Pendaftaran perubahan anggaran dasar ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Peran Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS memegang peran penting dalam perubahan anggaran dasar PT. RUPS berwenang untuk membahas dan memutuskan perubahan yang diusulkan, serta mengesahkan perubahan tersebut dengan suara mayoritas. Keputusan RUPS bersifat mengikat bagi perusahaan dan seluruh pemegang saham.
Contoh Umum Perubahan Anggaran Dasar
Perubahan anggaran dasar yang umum dilakukan meliputi:
- Perubahan nama perusahaan
- Perubahan tujuan dan kegiatan usaha
- Perubahan susunan pengurus
- Perubahan jumlah modal dasar
- Penambahan atau pengurangan bidang usaha
Pembubaran PT: Pendirian PT Online: Langkah-langkah Dan Keuntungannya
Pembubaran PT (Perseroan Terbatas) merupakan proses hukum yang mengakhiri eksistensi perusahaan secara resmi. Keputusan pembubaran dapat diambil karena berbagai alasan, seperti:
- Kerugian finansial yang berkepanjangan
- Perselisihan antar pemegang saham
- Pencapaian tujuan perusahaan
- Penggabungan atau akuisisi
Proses pembubaran PT diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Berikut ini langkah-langkah pembubaran PT melalui OSS (Online Single Submission):
Dokumen yang Diperlukan
- Akta pendirian dan perubahannya (jika ada)
- Surat keputusan pembubaran PT dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
- Laporan keuangan terakhir
- Bukti pelunasan pajak
Prosedur Pembubaran
- Masuk ke portal OSS (oss.go.id) dan buat akun jika belum memiliki.
- Pilih menu “Pelayanan Perizinan Berusaha” dan klik “Pembubaran PT”.
- Ikuti petunjuk yang diberikan dan unggah dokumen yang diperlukan.
- Bayar biaya pembubaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Tunggu proses verifikasi dan persetujuan dari sistem OSS.
- Setelah disetujui, Anda akan menerima sertifikat pembubaran PT.
Waktu yang dibutuhkan untuk proses pembubaran PT melalui OSS umumnya sekitar 14 hari kerja, tergantung pada kelengkapan dokumen dan proses verifikasi.
Biaya Pembubaran, Pendirian PT Online: Langkah-langkah dan Keuntungannya
Biaya pembubaran PT melalui OSS bervariasi tergantung pada jumlah modal dasar perusahaan. Berikut ini rinciannya:
| Modal Dasar | Biaya |
|---|---|
Rp 0
|
Rp 50.000 |
Rp 50 juta
|
Rp 100.000 |
Rp 500 juta
|
Rp 200.000 |
| Di atas Rp 2,5 miliar | Rp 500.000 |
Selain biaya di atas, Anda juga perlu memperhitungkan biaya pengurusan akta pembubaran dan biaya publikasi pengumuman pembubaran di media massa.
Ringkasan Penutup
Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diuraikan di atas, Anda dapat mendirikan PT online dengan mudah dan efisien. Layanan pendirian PT online ini memberikan banyak manfaat, mulai dari kemudahan proses hingga biaya yang terjangkau. Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan layanan ini untuk memulai bisnis Anda dan mengembangkannya ke tingkat yang lebih tinggi.
Sudut Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa biaya pendirian PT online?
Biaya pendirian PT online melalui OSS bervariasi tergantung pada jenis PT dan besaran modal dasar yang disetorkan. Namun, umumnya biaya yang dikenakan berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.
Apakah ada dokumen khusus yang diperlukan untuk pendirian PT online?
Ya, ada beberapa dokumen yang diperlukan, seperti akta pendirian, KTP pendiri, NPWP pendiri, dan surat keterangan domisili usaha.
Berapa lama proses pendirian PT online?
Proses pendirian PT online biasanya memakan waktu sekitar 1-2 minggu, tergantung pada kelengkapan dokumen yang diserahkan.